Selasa, 26 Februari 2013

MY DREAMS

Mimpi yang harus dicapai di SEMESTER IV>>

  1. SELALU NIAT KARENA ALLAH DALAM MELAKSANAKAN SESUATU
  2. Hafal al-Quran minimal 25 Juz 
  3. Belajar dan memahami tafsir QS. Al-Faatihah dan QS. Al-Baqarah
  4. Tahajud dan Dhuha selalu dilaksanakan
  5. Istiqomah haum daud
  6. IP 4
  7. Membelikan cincin emas untuk ibu
  8. Terus nabung untuk UMROH 2014
  9. Bisa kurban tahun ini
  10. Bisa naik motor sendiri
  11. Bisa muhadatsah Bahasa Arab dengan lancar
  12. Belajar TOEFL persiapan untuk kuliah di Ummul Qura'... Biar SKORNYA dapet 500

CARANYOOOOO REALISASI>>>>

  1. Satu hari minimal 2 lembar ziyadah hafalan baru, 5 lembar hafalan  muroja'ah
  2. Baca kitab Tafsir Ibnu Katsir minimal untuk 10 ayat per hari
  3. Selalu ingat bahwa orang yang lebih jelek dari hari kemaren adalah orang yang rugi..
  4. Bergaul dengan orang yang sholeh yang telah mendawamkan shaum daud
  5. Belajar dengan sungguh2, niatkan LILLAH, ingat perjuangan dan keringat orang tua, ingat pula saya DIBIAYAI OLEH RAKYAT... JANGAN KECEWAKAN RAKYAT
  6. Nabung terus,, kalo udah terkumpul uangnya segera beliin jangan ditunda2 biar gga kepake uangnya..
  7. SEMANGAT ikhtiar untuk pergi UMROH, bayangkan indahnya bermunajat dan berdua2an dengan Allah di rumahNYa
  8. Uang yang ada tidak dipake foya-foya dengan membeli sesuatu yang gga penting
  9. minta ajarin ke yang sudah bisa motor deadline bulan April
  10. biasakan ngomong pake bahasa Arab walopun ngomong sendiri juga gga pa pa
  11. ikut kursus di Balai BAhasa
SERAHKAN SEMUANYA PADA ALLAH.. MINTA PERTOLONGAN HANYA KEPADA ALLAH,, TERUS DO'A DAN IKHTIAR UNTUKI MENGGAPAI SEMUANYA..

فإذا عزمت فتوكل على الله
 

Sabtu, 16 Februari 2013

TENTANG 99 Cahaya di Langit Eropa


بسم الله الرحمن الرحيم

Diary, 03 Mei 2012
Jika kemarin aku hanya mampu berkeluh kesah tentang semua yang tejadi terhadapku, sibuk memohon ampun tentang semua dosaku terhadap-Mu Rabbii, maka hari ini akan akan panjatkan semua syukurku padaMu karena hari ini Engkau telah memberiku berbagai cercahan kasih sayang, serta hidayah dan taufiqMu kepadaku.
Hari ini aku merasa sedikit lebih dekat denganMu Rabb, namun tetap saja sampai detik ini aku masih belum merasa puas merasakan nikmatnya muqorobah denganMu, aku belum puas karena aku belum begitu dekat denganMu dan bahkan mungkin aku tak akan pernah puas. Aku ingin hidup selalu bersamaMu Rabb, karena tiada hidup yang paling indah kecuali hidup denganMu, ampuni aku Rabb karena sampai detik ini aku bertekad untuk tidak berhenti meminta kepadaMu agar Engkau senantiasa selalu memberi hidayah dan TaufiqMu agar aku selalu hidup denganMu, aku akan selalu meminta agar Engkau mengistiqamahkan aku untuk selau tetap berada di sampingMu, selalu berada di jalan lurusMu.
Rabb…
Pagi tadi aku mulai membaca sebuah buku yang berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa yang menceritakan semua tentang keagunganMu. AgamaMu Engkau percantik dengan limpahan ilmu yang berserakan disana. Namun sayang sekarang disana sudah tidak seperti dulu lagi betapa AgamaMu dulu bersinar memancarkan kilauan berbagai keindahan, bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan begitulah untaian kata yang ungkapkan oleh penulis Hanum Salsabiela Rais, Puteri Amin Rais.
Membaca kalimat tersebut ingin rasanya aku hidup di zaman itu, menikmati keindahan dan kedamain serta eratnya jalinan ukhuwah yang diperkokoh oleh para empunya, merasakan sejuknya hawa Islam yang penuh dengan ketentraman, beda dengan kondisi saat ini  berbagai onak dan duri seolah tak henti diciptakan oleh para pemuka negeri, miris sekali rasanya.
 Jika sekarang aku hanya mampu membaca dan menyaksikan keindahan ciptaanMu yang ada di langit Eropa semoga suatu saat nanti aku bisa merasakan keindahan itu secara langsung dan semoga aku nisa menjadi seorang Revolusioner Kejayaan Islam di Masa Depan dengan berbekal ilmu dan hikmah yag bisa aku ambil dari sejarah kemajuan Islam disana. Kembali mengangkat citra dan nama besar agamaMu itulah harapan yang selalu ingin aku wujudkan. Semoga Engkau senantisa meridhoi dan mempermudah jalannya aamiin.
Di halaman berikutnya aku menemukan perkataan sahabat Ali ra :
Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudra tempat banyak ciptaan-ciptaan-Nya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal-kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilu pengetahuan sebagai nakhoda perjalananmu, dan kesabaran sebagai jangkar dalam badai cobaan. (Ali bin Abi Thalib ra.).
Membaca kata-kata tersebut ingin rasanya aku segera pergi menjelajahi semua ciptaanMu dengan tak lupa ku berbekal asmaMu yang akan selalu aku pautkan dalam hati, berbekal keimanan terhadapMu, dan menjadi seorang muslimah yang penuh dengan ilmu pengetahuan sebagai nakhoda perjalananku nanti dan senantiasa menggunakan dan mengedapankan logika dibanding perasaan dalam setiap dayungan perjalananku dan tahan bersabar atas semua derai cobaan yang menimpa. Barokalloohu ‘Alayya Aamiin..
SEMOGA ALLAH MENGABULKAN SEMUA HARAPANKU AAMIIN..

Minggu, 13 Januari 2013

KUNCI SUKSES MENGHAFAL AL-QURAN

Isi kajian oleh Ust. Dadan Hamdani @Mesjid DT 30 Desember 2012 ba'da Maghrib


1. Kuat untuk berlama-lama dengan al-Quran (QS. Ali Imron ayat 113)
2. Senang dan termotivasi apabila menddengar taujih tentang al-Quran (QS. Al-Ahqaf: 29)
3. Senang mebaca al-Quran dalam waktu yang lama (cek: kisah tentang Abdullah Ibnu Mas'ud keika diminta membcakan ayat suci al-Quran oleh Rasulullah Saw)
4. Menetapkan waktu wajib bersama al-Quran
5. bergaul dengan orang yang cinta terhadap al-Quran


Maaf untuk selengkapnya silahkan untuk mencari sember lain,,, 

TERIMA KASIH


HAYU AH MULAI FOKUS


"Salah satu alasan begitu sedikit
orang yang meraih apa yang
diinginkannya adalah karena kita
tidak pernah fokus; kita tidak pernah
konsentrasi pada kekuatan kita.
Kebanyakan orang hanya mencoba-coba
berbagai macam jalan dalam hidup
mereka. Mereka tidak pernah
memutuskan untuk menguasai suatu
bidang khusus" -  Tony Robbins
,
Masih ingatkah kawan percobaan
membakar sebuah kertas dengan kaca
pembesar ketika masih sekolah dulu?
Kertas itu terbakar setelah kaca
pembesar berhasil memfokuskan sinar
matahari pada satu titik.
Kita pun demikian!
Manusia sebenarnya diciptakan Allah
dengan potensi yang tidak terbatas.
Tapi kenyataannya, sedikit saja orang
yang berusaha mencapainya. Kita
memang dapat melakukan apa saja,
tetapi kita tidak selalu dapat
mengerjakan semua.
Membiarkan orang lain memutuskan
agenda kita dalam hidup ini, membuat
kita tidak  fokus pada tujuan hidup.
kita mungkin bisa menjadi orang yang
mengerjakan banyak hal, tetapi tidak
dapat menguasai sepenuhnya.
Sebaiknya hindari menjadi orang yang
mampu mengerjakan beberapa pekerjaan,
tetapi jika kita sedang melakukan sesuatu maka fokuslah dalam pekerjaan tesebut, bertumbuhlah untuk mencapai
potensi maksimal dengan cara:
   

  •   Fokus pada satu sasaran utama

       
  •   Fokus pada peningkatan yang
           berkesinambungan

       
  •   Fokus pada masa depan, bukan
           masa lalu


  • Fokus pada kekuatanmu dan kembangkan
    kekuatan itu. 
    Di sanalah Anda harus
    mencurahkan waktu, energi dan sumber
    daya Anda. Teruslah bertumbuh dan
    tingkatkan diri. 

    MESSAGE DARI MABAK ANNE AHIRA

    Senin, 17 Desember 2012

    INDAHNYA HIDUP DALAM NAUNGAN AL-QURAN

    01 September 2012

    Dengan menyebut Asma Allah aku memutuskan untuk masuk ke Pondok Pesantren Daarut Tahuhiid Bandung di Program Santri Tahfidz Quran,,, awalnya aku merasa ragu namun seiring berjalannya waktu hatiku semakin mantap karena semakin hari aku semakin nyaman dan merasakan ketenangan serta kegembiraan yang luar biasa hidup dengan orang-orang yang senantiasa menyebut serta menyematkan Al-Quran dalam hatinya...

    Terima kasih Allah,,, Engkau telah memberiku kesempatan untuk berpartisipasi menjaga kalimat-kalimat-Mu serta mencintai Engkau lewat al-Quran-Mu..

    Rasa syukur ini tak mampu aku ucapkan dengan kata, tak mampu aku goreskan dengan tinta.. 

    Alhamdulillah Segala Puji hanya bagi-Mu Yaa Allah...

    Cintaku hanya untuk-Mu Rabb,,, <3

    Kamis, 02 Agustus 2012

    أحب رسول الله صلعم


    Cinta Rasulullah,,,,, Ummatii.. Ummatii..
    Kutahu cintamu kepada ummat
    Ummatii... Umm’atii..
    Kutahu bimbangnya kau tentang kami
    Syafa’at kami
    (Raihan, Rasulullah)
    Ya, karena  ia telah mengajarkan cinta abadi yang begitu empatik,. Al-qur’an melukiskannya : berat  terasa olehnya penderitaan kalian.
    Yaa Rasullah, kami rindu padamu.





    Selasa, 08 Mei 2012

    يوم القيامة

    Oleh Cucu Hayati

    Apa yang akan kita katakan mengenai bencana-bencana di Indonesia?
    Apakah kita akan menganggap hal itu biasa-biasa saja?
    Apakah kita masih sempat tertawa  tebahak-bahak ketika menghadapi semua kejadian itu tanpa berpikir apa sebabnya?
    Gunung Papandayan memuntahkan semua isinya, lumpur panas Lapindo yang tak kunjung henti, banjir  terus  menerus membasahi dan menenggelamkan sebagian hak Insan di Indonesia, gejolak antar masyarakat tak ada hentinya, dan kejadian lain yang meresahkan seluruh insan di dunia. Itu merupakan sebagian dari rencana Allah untuk memberikan cerminan dan renungan  bagi insan yang telah melupakan akan hadirnya hari kiamat. Semua kerusakan yang terjadi di muka bumi ini dapat dianalogikan sebagai sebuah undangan khusus yang diberikan oleh manusia akan datangnya hari kiamat, hal ini telah dijelaskan di dalam hadits Rasulullah yang artinya : “Kiamat tidak akan terjadi kecuali disebabkan merajalelanya kejahatan manusia” (HR. Muslim)
    Keunikan akan hadirnya dimensi waktu selalu dipertanyakan atau kadang dilupakan oleh individu yang ada di dunia ini,  banyak ungkapan yang dikemukan oleh remaja yang tak tahu arti waktu yang sebenarnya, seperti : “semoga cinta kita abadi yaa beibh”  tanpa mereka sadari bahwa kehidupan di dunia ini tidak akan kekal karena setiap ada permulaan pasti ada akhirnya.
    Kehidupan manusia diawali oleh sebuah permulaan kemudian  melewati perjalanan panjang, namun tetap akan berakhir  dan tentunya  pasti akan menemukan sebuah titik pamungkas.  Titik pamungkas inilah yang dinamakan dengan kiamat.
    Kiamat adalah akhir dari sebuah kehidupan.  Ada Kiamat Kubra atau kiamat besar yaitu berakhirnya seluruh kehidupan tanpa kecuali dengan sekali hentakkan. Adapula Kimat Shugra atau kiamat kecil yakni berakhirnya kehidupan manusia secara Individual (Al-Asyqar, 2005). Hari kiamat adalah hari berakhirnya kehidupan di dunia ini dengan hancurnya jagad raya (Labib, 2006).
    Allah bertanya  mengenai kejadian  yang amat dahsyat tersebut  kepada hambanya di dalam Al-Quran  Surat Al-Qaari’ah ayat 2 :
     “Apakah hari kiamat itu?
    “tahukah kamu Apakah hari kiamat itu?” (QS. Al-Qaari’ah : 1-2)
    Di dalam Kitab Tafsir Al-Jalalain dijelaskan mengapa Hari Kiamat dinamakan dengan Al-Qaari’ah, karena kengerian-kengerian yang terjadi di dalamnya sangat menggentarkan qalbu (hati). Betapa mengerikannya hari itu.
    Kemudian, pada ayat selanjutnya Allah menjelaskan peristiwa tersebut dengan berbagai huru-haranya.
     “Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran”,
     “dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan”.
    (QS. Al-Qaari’ah : 4-5)
    Di dalam Al-Quran banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan peristiwa terjadinaya hari kiamat yang apabila kita tadabburi dan hayati air mata kita tidak akan terbendung lagi, menetes deras membahasi pipi ini, teringat betapa mengerikannya hari itu.
    Mari kita renungkan kutipan ayat Al-Quran berikut ini :
     Aku bersumpah demi hari kiamat,
    dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).
    Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
    bukan demikian, sebenarnya Kami Kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.
    bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.
    ia berkata: "kapankah hari kiamat itu?"
    Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
    dan apabila bulan telah hilang cahayaNya,
    dan matahari dan bulan dikumpulkan,
    pada hari itu manusia berkata: "Kemana tempat berlari?"
    sekali-kali tidak! tidak ada tempat berlindung!
    hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.
    pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
    bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri (QS. AL-Qiyaamah : 1-15)
    Dalam QS. Al-Haaqqah pula di jelaskan kejadian yang sangat mengerikan tersebut :
     Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup
    dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
    Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,
    dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
    dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. dan pada hari itu delapan orang Malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka.
    pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).
    Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnyadari sebelah kanannya, Maka Dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)".
    Sesungguhnya aku yakin, bahwa Sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.
    Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,
    dalam syurga yang tinggi,
    buah-buahannya dekat,
    (kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu".
    Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, Maka Dia berkata: "Wahai Alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
    dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.
    Wahai kiranya kematian Itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
    Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.
    telah hilang kekuasaanku daripadaku."
     (Allah berfirman): "Peganglah Dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.
    kemudian masukkanlah Dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
    kemudian belitlah Dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
    Sesungguhnya Dia dahulu tidak beriman kepada Allah yang Maha besar.
    dan juga Dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi Makan orang miskin.
    Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.
    dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
    tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.(QS. Al-Haaqqah
    Tidakkah kita merasa takut dengan peringatan Allah tentang kejadian tersebut? Masih sempatkah kita tertawa jika mengalami kejadian dahsyat tersebut?
    Manusia yang tidak beriman kepada Allah sering merasakan penyesalan dalam hidupnya Apalagi penyesalan di hari Kiamat. Jadi siapa pun yang hidunya jauh dari Islam ia akan menyesali setiap detik hidupnya di dunia.
    Manusia telah diberi peringatan, diajak ke jalan yang benar dan memiliki cukup waktu untuk merenung serta menempuh jalan kebenaran. Namun, kebanyakan tidak mau mendengar dan acuh tentang Hari Kiamat seolah-olah ia yakin tidak akan mati. Di Hari Kiamat tidak akan
    Banyak kontroversi terkait isu kiamat di tahun 2012, yang bermula dari perhitungan suku Bangsa Maya yang di mulai pada tahun 1992.  Namun hal itu tidak menjadi sebuah topik penting bagi umat Islam yang terpenting adalah bukan bertanya kapan hari kiamat itu tiba, melainkan sejauh mana kita mawas dan mempersiapkan diri sampai hari itu datang. Karena hanya Allah swt. lah yang maha mengetahui tentang peristiwa tersebut.